Bicara tentang iklan maka tidak luput dari persaingan – persaingan yang ada. Sebenarnya ini lebih ke strategi pemasaran kita sih, namun ga ada salahnya kita bahas sedikit di sini agar menambah wawasan dan sebagai tips beriklan ^^
Tingkat persaingan berdasarkan tingkat substitusi produk menurut Kotler ada empat tingkatan:
- Persaingan merk, menawarkan produk/jasa yang serupa, pelanggan yang sama, dan harga yang sama misalnya indomie, sarimie, gaga mie, tapi tidak dengan lavonte atau misalnya Teh Botol Sosro dan Fres Tea.
- Persaingan industri, adalah persaingan dalam satu industri, tidak hanya satu produk saja. Misalnya Teh Botol Sosro industrinya tidak hanya industri teh dalam botol, tetapi semua industri minuman. Karena itu pesaingnya adalah juga Coca Cola, Aqua, dan lain-lain.
- Persaingan bentuk, adalah persaingan yang memberikan jasa/manfaat yang sama misalnya pesaing indomie adalah pengusaha makanan, roti, dan bubur instan atau contoh lain antara Teh Botol Sosro dengan Susu Ultra, Yogurt, dan lain-lain.
- Persaingan generik, persaingan umum untuk mendapatkan pembelian dari konsumen yang sama. Contoh: indomie memandang pesaingnya adalah semua produk yang lekas habis, tetapi tidakmemandang komputer sebagai pesaingnya.
Nah setelah kita tahu macam – macam persaingannya, ada beberapa cara kita bisa mulai membangun strategi, salah satunya sebagai berikut
- Definisikan pasar sasaran (target market). Di sini tujuannya untuk memudahkan siapa sih yang punya target produk atau jasa yang sama.
- Identifikasi pesaing langsung. Pesaing langsung itu pesaing yang punya produk ataupun jasa yang mirip dengan target yang mirip juga. Ini akan membantu kita untuk melihat peta persaingan, posisi kita dibanding pesaing, dan strategi apa yang cocok buat ngelawan pesaing. Ya mirip2 sama tim bola la kalo tim A menyerang apa kita cukup mampu untuk menyerang juga atau malah bertahan.
- Ketahui kondisi persaingan. Nah disini sebenernya udah ada tools yang bisa kita pakai. Toolsnya ini dikenalkan oleh Michael Porter melalui framework Porter Five Forces (next time kita bahas yaw ^^). Dari situ bisa dilihat daya tarik persaingannya apakah sudah ketat ataupun belum.
- Penilaian keunggulan kompetitif. Keunggulan kompetitif di sini maksudnya mengenai kelebihan / kemampuan kita yang diyakini sebagai modal untuk bersaing
Tidak ada komentar:
Posting Komentar