JENIS PASAR,
LATAR BELAKANG MONOPOLI, ETIKA DALAM PASAR KOMPETITIF
A.Pengertian Persaingan Sempurna,
Monopoli dan Oligopoli
Pasar
persaingan sempurna ( Perfect Compition Market ) adalah bentuk pasar yang
paling tua. Bentuk pasar ini sudah dikenal sejak jaman adam smith dalam bukunya
the world of nation. Bentuk pasar ini sangat baik untuk Negara yang
membutuhkan kebebasan bertransakasi bagi para pelaku ekonomi. Namun belum
ada suatu negarapun yang belum menerapkan bentuk pasar ini secara murni. Hal
ini karena secara umum, masing-masing pelaku ekonomi dipasar ingin memproleh
kepentingan sendiri. Para produsen melakukan strateginya untuk memperoleh
keuntungan secara maksimal, demikian juga para konsumen untuk memperoleh
kepuasan secara maksimal. Pasar persaingan sempurna adalah bentuk pasar dimana
dipasar terdapat banyak penjual dan pembeli setiap penjual dan pembeli tidak
dapat mempengaruhi keadaan pasar. Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna
antara lain :
1.Terdapat
banyak penjual (perusahaan) dan pembeli dipasar, sehingga baik penjual
dan pembeli tidak dapat mempengaruhi pasar.
2.Harga
ditetapkan oleh hasil interaksi antara pembeli dan penjual atau disebut harga
pasar.
3.Perusahaan
bebas masuk dan keluar pasar, apabila barang yang dijual dipasar dapat
menghasilkan keuntungan maksimal, perusahaan semakin banyak masuk kepasar,
sebaliknya bila dalam keadaan rugi perusahaan akan meninggalkan pasar.
4.Setiap
perusahaan menghasilkan barang yang sama dipasar, sehingga para pembeli
bebas memilih barang yang dibutuhkannya.
5.Para
pembeli mengetahui keadaan pasar, sehingga para pembeli mengetahui harga dan
perkembangan dipasar. Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya
dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar.
PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Pasar
persaingan tidak sempurna adalah pasar yang tidak terorganisasi secara
sempurna, atau bentuk pasar di mana salah satu ciri dari pasar persaingan
sempurna tidak terpenuhi. Pasar persaingan tidak sempurna terdiri atas pasar
monopoli, oligopoli, dan pasar persaingan monopolistik.
Pasar
monopoli adalah
suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu
penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
Pasar monopoli memiliki ciri-ciri:
1. Hanya ada satu produsen yang
menguasai penawaran
2. Tidak ada barang
substitusi/pengganti yang mirip
3. Produsen memiliki kekuatan
menentukan harga
4. Tidak ada pengusaha lain yang bisa
memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan
Sebab-sebab
terjadi nya pasar monopoli:
1.
Penguasaan
bahan mentah,
2.
Penguasaan
teknik produksi tertentu,
3.
Pemberian
hak istimewa dari pemerintah (misalnya hak paten),
4.
Adanya
lisensi (pemberian izin kepada perusahaan tertentu yang ditunjuk),
5.
Adanya
monopoli yang diperoleh secara alamiah,
6.
Memiliki
modal yang besar (karena penggabungan perusahaan),
7.
Memiliki
prestasi dan keahlian yang tidak dimiliki orang lain,
Kebaikan pasar monopoli:
1.
Industri-industri
yang berkembang banyak yang bersifat monopoli.
2.
Mendorong
untuk adanya inovasi baru agar tetap terjaga monopolinya.
3.
Tidak
akan mungkin timbul perusahaan-perusahaan yang kecil sehingga perusahaan
monopoli akan semakin besar.
4.
Kelemahan
pasar monopoli:
5.
Tidak
efisiensinya biaya produksi, karena perusahaan monopoli tidak memanfaatkan
secara penuh penghematan ongkos produksi atau sering disebut timbulnya
pemborosan.
6.
Konsumen merasa berat karena harus membeli
barang dengan harga sangat tinggi oleh perusahaan monopoli.
7.
Timbul ketidakadilan karena keuntungan banyak
dinikmati oleh produsen.
8.
Untuk
mencegah timbulnya dampak negatif adanya monopoli, maka pemerintah harus ikut
campur tangan, misalnya dalam hal penetapan harga maksimum dan penetapan
Undang- Undang Antimonopoli atau UU yang mengatur ekspor impor.
Pasar
oligopoli adalah
suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, di mana terdapat beberapa
penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar
Oligopoli memiliki ciri-ciri:
1. Terdapat beberapa penjual/produsen
yang menguasai pasar.
2. Barang yang diperjual-belikan dapat
homogen dan dapat pula berbeda corak.
3. Terdapat hambatan masuk yang cukup
kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
masuk ke dalam pasar.
masuk ke dalam pasar.
Kebaikan pasar oligopoli antara lain
sebagai berikut:
1. Industri-industri oligopoly bisa
mengadakan inovasi dan penerapan teknologi baru yang paling pesat,
2. Terdorong untuk berlomba penemuan
proses produksi baru dan penurunan ongkos produksi,
3. Lebih mampu menyediakan dana untuk
pengembangan dan penelitian.
Kelemahannya antara lain sebagai
berikut.
1. Kemungkinan adanya keuntungan yang
terlalu besar (excess profit) yang dinikmati produsen.
2. Tidak efisiensi produksi karena
setiap produsen tidak beroperasi pada biaya rata-rata yang minimum.
3. Kemungkinan adanya eksploitasi
konsumen maupun buruh.
4. Terdapat kenaikan harga (inflasi)
yang merugikan masyarakat secara makro.
B. Monopoli dan Dimensi Etika Bisnis
Sebagai penentu harga ( price-maker ),
seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan
jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang yang diproduksi,
semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya. Ciri utama pasar
ini adalah adanya seorang penjual yang menguasai pasar dengan jumlah
pembeli yang sangat banyak. Ciri lainnya adalah tidak terdapatnya barang
pengganti yang memiliki persamaan dengan produk monopolis; dan adanya
hambatan yang besar untuk dapat masuk ke dalam pasar. Etika bisnis adalah
standar-standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap
karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik. Pasar
monopoli harus memiliki etika dalam berbisnis yang baik kepada para pembeli
untuk menjual barang tersebut dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat yang
berekonomi rendah dan pengusaha pendatang baru diberikan kesempatan untuk masuk
kedalam pasar.
C.Etika di Dalam Pasar Kompetitif
Pasar persaingan sempurna terjadi
ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk
yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Pada pasar
persaingan sempurna terdapat persaingan yang ketat karena setiap penjual dalam
satu wilayah menjual barang dagangannya yang sifatnya homogen. Harga pada pasar
persaingan sempurna relatif sama dengan para pesaing usaha lainnya. Konsumen
tentu akan memilih produsen yang dinilai mampu memberikan kepuasan.
Adapun hal yang menjadi faktor kepuasan itu adalah tingkat pelayanan dan
fasilitas-fasilitas penunjang.
Sifat-sifat pasar persaingan
sempurna :
1.Mudah
untuk masuk dan keluar dari pasar.
2.Sulit
memperoleh keuntungan di atas rata-rata.
3.Barang
yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain.
4.Jumlah
penjual dan pembeli banyak.
5.Posisi
tawar konsumen kuat.
6.Penjual
bersifat pengambil harga.
7.Harga
ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran.
Etika-etika
bisnis harus dipegang dan diaplikasikan secara nyata oleh pelaku pasar. Selain
itu, setiap negara telah mempersiapkan SDM yang berkualitas yang siap
berkompetisi. Mereka bisa menjalin kemitraan guna meningkatkan jumlah produksi
dan memenuhi satu sama lain sehingga konsumen akan tertarik untuk mengkonsumsi
produk tersebut.
D.Kompetisi Pada Pasar Ekonomi
Global
Pasar global merupakan pasar
berskala dunia yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha. Pasar global mengalami
perkembangan yang pesat belakangan ini karena beberapa faktor yaitu
adanya beberapa negara industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan harga murah, misalnya China dan Taiwan. Adanya kompetisi global,
memberikan dorongan pada usaha-usaha di Indonesia untuk tetap eksis di tengah
persaingan dunia. Faktor-faktor yang sebenarnya dapat menjadi daya, atau
kemampuan, bagi Indonesia untuk bersaing dalam kompetisi pasar global, antara
lain faktor sumber daya manusia dan faktor produktivitas dan efisiensi.
Untuk melihat jurnal secara full bisa klik gambar.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar